09 Maret 2014

Dalam film “One Day”, Anne Hathaway yang berperan sebagai Emma Morley, merelakan 20 tahun hidupnya untuk menunggu Dexter Mayhew (Jim Sturgess) yang akhirnya menyadari juga bahwa perempuan yang selama ini menjadi sahabatnya, adalah juga cinta sejatinya. Berkaca dari film tersebut, apa memang harus selama itu menunggu cinta sejati?


Percintaan memang masalah hati dan ilmu psikologi pun ikut turun tangan untuk menjabarkan kenapa masalah saling menyayangi dan membutuhkan satu sama lain ini berpengaruh dalam kehidupan manusia. Menurut Abraham Maslow, tokoh psikolog asal Amerika yang menciptakan hierarki kebutuhan manusia, menempatkan kebutuhan mencintai dan dicintai pada urutan ketiga setelah penempatan aktualisasi diri di posisi pertama dan kebutuhan untuk dihargai oleh orang lain di urutan kedua. Menurut Maslow, ketika kedua hal tersebut sudah terpenuhi dan ketika seorang individu sudah mampu mengurus dirinya sendiri secara fisik, maka ia pun siap untuk membagi dirinya dengan orang lain atas dasar perasaan cinta.

Dengan cerita di atas tadi, apa menurutmu cinta sejati itu benar ada sehingga harus ditunggu? Atau itu cuma penamaan yang dibuat oleh manusia untuk memberi label terhadap  sebuah bentuk perasaan kuat kepada seseorang? Berkaca dari dua kasus di atas, Rini bisa menyebut dua tahun sebagai masa penantiannya untuk menunggu cinta sejatinya, karena ia sudah yakin bahwa apa yang ditunggunya selama ini adalah cinta sejati. Sedangkan untuk Amanda, ia masih belum tahu akan bisa bersabar sampai kapan, tapi juga belum mau berinisiatif untuk bergerak mencari pengganti karena tak bisa berpindah hati. Bagaimana dengan ceritamu, Fimelova? Apakah penantian untuk cinta sejati itu ada? Atau, itu hanya masalah hati yang belum mau mencari pengganti? Let’s share with us!
Categories:

0 Comment:

Posting Komentar