11 Maret 2014

Jakarta, HanTer – Sementara itu juru bicara Interpol mengatakan telah memeriksa semua dokumen penumpang pesawat Malaysia Airlines MH370 dan menemukan lebih dari dua paspor mencurigakan yang saat ini sedang diinvestigasi.
“Walaupun terlalu dini untuk berspekulasi mengenai hubunganantara paspor curian ini dan hilangnya pesawat, namun hal ini menjadi perhatian utama kami. Karena setelah diinvestigasi, ditemukan beberapa orang penumpang penerbangan ini menggunakan pasor curian yang teridentifikasi dari databaseInterpol,” ujar Sekjen Interpol, Ronald Noble.
Dikutip The Strait Times dari Reuters, Minggu, (9/3), Interpol menemukan lebih dari 40 juta dokumen perjalanan yang hilang dan dicuri. Pihaknya pun sejak lama telah mendesak negara-negara di dunia untuk membuat sebuah peraturan mengenai penggunaan dokumen perjalanan palsu.
“Beberapa negara telah melakukannya, sementara yang lainnya belum,” jelasnya dalam sebuah pernyataan.
Interpol mengatakan, paspor atas nama Kozel dan Maraldi telah ditambahkan ke dalam database sebagai barang yang hilang dan dicuri pada 2012 dan 2013 lalu. Namun belum ada satu pun negara yang bersedia bekerjasama untuk melakukan pencarian, sehingga dikhawatirkan paspor palsu tersebut telah digunakan beberapa kali untuk penerbangan lintas negara.
Ini adalah situasi tak pernah kita harapkan. Selama bertahun-tahun Interpol telah meminta agar negara-negara melakukan langkah-langkah keamanan di bandara-bandara dan perbatasan antar negara sebelum tragedi ini terjadi,” kata Noble. (tim)

Sumber : http://harianterbit.com/2014/03/10/interpol-periksa-paspor-penumpang-pesawat-mas/
Categories:

0 Comment:

Posting Komentar