11 Maret 2014

Jakarta, HanTer – BERIKUT kronologi hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing, sebagaimana dilansir koran The Star, Minggu (9/3).
Sabtu, 8 Maret
Pukul 00:41 waktu setempat: Pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur, membawa 239 penumpang.
Pukul 01.30 waktu setempat: Sinyal pesawat tiba-tiba menghilang dari radar, tidak terlacak oleh wilayah udara China dan juga tidak dapat dihubungi oleh pengawas udara China. Padahal pesawat dijadwalkan tiba di Beijing, China pukul 06:40 waktu setempat.
Pukul 10:15 waktu setempat: Terdapat laporan palsu yang menyebutkan pesawat MH370 telah mendarat darurat di Nanning , China. Tak lama berita dinyatakan tidak benar oleh pihak berwenang.
Pukul 11:55 waktu setempat: Kembali didapat laporan palsu, kaliini dari otoritas penerbangan Vietnam menyebutkan sinyal MH370 ditemukan, tapi juga dinyatakan tidak benar oleh pihak berwenang.
Pukul 12:00 waktu setempat: CEO Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya dalam konferensi pers mengatakan, penumpang yang berada di pesawat terdiri dari 14 warga negara berbeda. Terbanyak berasal dari China yaitu 153 orang.
Pukul 12:30 waktu setempat: Maskapai Malaysia Airlines mengatakan titik akhir pesawat masih bisa dihubungi adalah pada 120 mil timur laut dari Kota Baru di lau China Selatan.
Pukul 12:50 waktu setempat: Tim penyelamat dari Vietnam menyangkal jika sinyal pesawat MH370 telah terdeteksi.
Pukul 13.00 waktu setempat: China mengirimkan dua kapal penyelamatan ke Laut China Selatan untuk membantu dalam operasi pencarian dan penyelamatan penumpang MH370 yang diduga hilang.
Pukul 13:10 waktu setempat: Kedutaan Besar Malaysia di Beijing menyampaikan kepada publik kontak yang bisa dihubungi terkait peristiwa ini. Semua informasi yang berkaitan dengan insiden ini dapat menghubungi +86 10 6532 2531/2/3.
Pukul 13:30 waktu setempat: Pernyataan yang dimuat di situs resmi pemerintah Vietnam menyatakan bahwa tidak pernah terjadi perpindahan kontrol saat pesawat hilang kontak di dekat ProvinsiCa Mau dan beralih ke kota Ho Chi Minh.
Pukul 14.00 waktu setempat: Maskapai mengumunkan nama-nama resmi penumpang yang berada di dalam pesawat.
Pukul 14.20 waktu setempat: Laporan tidak resmi dari media di Vietnam dan China tentang pernyataan dari Angakatan Laut Vietnam bahwa pesawat jatuh di Laut China Selatan dan kapal penyelamat telah mengarah ke sana.
Pukul 15:00 waktu setempat: Dilakukan verifikasi terkait adanya laporan penampakan puing-puing pesawat MH370 di dekat sebuah pulau di sisi selatan.
Pukul 16.20 waktu setempat: Pemerintah Vietnam menegaskan bahwa pesawat MH370 menghilang saat berada di wilayah udara Vietnam.
Pukul 18:00 waktu setempat: Vietnam, Singapura, Filipina danAmerika Serikat telah bergabung untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.
Hingga berita ini diterima, 48 jam sudah hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 masih masih diselubungi misteri.
Saat dinyatakan hilang cuaca cerah, dan belum diketahui kenapa sang pilot tidak mengirim sinyal ke Air Traffic Control (ATC) yang merupakan prosedur resmi keadaan di udara, khususnya apabila ada masalah. Suatu keadaan tak biasa untuk ukuran sebuah pesawat jet moderen yang dioperasikan maskapai penerbangan internasional.
Kepala Eksekutif Malaysia Airlines, Ahmad Jauhati Yahya dalam konferensi persnya mengatakan, pilot seharusnya memberitahu ATC apabila pesawat ingin melakukan balik arah. “Hal ini membuat semua pihak kebingungan,” tutup Ahmad. (tim)
Categories:

0 Comment:

Posting Komentar